Sabtu, 28 September 2013 0 komentar

THE ROLLING STONES

THE ROLLING STONES

  The Rolling Stones adalah sebuah band rock Inggris yang mulai terkenal sejak tahun 1960-an[1] masih terkenal hingga sekarang. Apabila dianalogikan, The Rolling Stones adalah sebuah batu yang hingga kini masih menggelinding, entah sampai kapan.
Dibentuk di London, Januari 1963. 

  Tetapi sesungguhnya cikal bakal Stones sudah ada sejak tahun 1962 dengan formasi awal yang terdiri dari Mick Jagger (Vokal, Harmonika), Keith Richards (Lead Gitar, Harmonika), Brian Jones (Rhytm Gitar, Harmonika), Mick Avory (Drums) dan Dick Taylor (Bass). Kelak sang drummer Mick Avory akhirnya bergabung dengan The Kinks dbp Ray davies, dan Dick Taylor mendirikan bandnya sendiri yaitu The Pretty Things Band dengan formasi kuintet ini didirikan oleh Brian Jones (kelahiran Cheltenham, Inggris, 28 Februari 1942). 

  Ia meninggalkan Cheltenham dan pergi ke London untuk membuat grup musik. Sebelum mendirikan The Rolling Stones, Brian sempat bergabung dengan band Cheltone Six (Sebagai pemain klarinet) dan The Ramrods. Ketika di London, Brian bertemu dengan Mick Jagger dan Keith Richards, yang dimana akhirnya mereka bertiga membentuk sebuah grup musik yang bernama Little Blue & The Blue Boys
Diawal penampilannya formasi Rolling Stones adalah Mick Jagger (vokal), Keith Richards (gitar), Brian Jones (multi instrumentalis), Bill Wyman (bass), Charlie Watts (drum) dan terakhir Ian Stewards (keyboard) yang setelah dipertimbangkan sudah tidak sesuai lagi dengan idola remaja (pada masa itu) ada sumber lain yang menyatakan kelompok band dengan anggota 6 orang, personilnya akan lebih sulit dikenal satu persatu oleh penggemar dibanding band dengan anggota 4 atau 5 orang, akhirnya keluar dengan hormat dari formasi kelompok musik tersebut dan kemudian menjadi tour manager sekaligus pemain keyboard kelompok ini pada tahun 1963 hingga wafat tahun 1985. 

  Jones dianggap memimpin band selama Jagger dan Richards menciptakan lagu yang kelak menjadi lagu-lagu hit kelompok ini, Hingga tahun 1969 peranan Jones makin jauh berkurang bahkan dia tidak bisa ikut tur ke Amerika Serikat karena alasan hukum, dia mengundurkan diri dengan hormat dari band tersebut. Beberapa minggu kemudian Jones ditemukan tewas tenggelam. 

  Gitaris Mick Taylor mengganti posisinya bergabung dengan Rolling Stones dan mungundurkan diri tahun 1974, kemudian posisinya digantikan oleh Ronnie Wood. Bill Wyman mengundurkan diri tahun 1992 posisinya diganti Darryl Jones tapi tidak masuk dalam formasi band sepenuhnya.


Minggu, 22 September 2013 0 komentar

MUSISI TANAH AIR INDONESIA




IWAN FALS

Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961,umur 52 tahun) adalah seorang Penyanyi beraliran balada dan Country yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia.

  Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang, kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun demikian, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain.

  Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional dan Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.

  Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar di seluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan OI. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui di setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara

-)BIOGRAFI

  Masa kecil Iwan Fals atau yang biasa kita kenal sebagai Iwan dihabiskan di Bandung, kemudian di Jeddah, Arab Saudi, selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah di usianya yang ke-13 tahun, saat Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda atau belum tua bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah.

  Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, dan Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals.

   Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, dan Nana Krip serta diproduksi oleh ABC Records, tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.

  Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah-rumah satu demi satu, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

  Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Pada awal kariernya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan terhadap pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album.

  Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di sebuah stasiun radio yang sekarang sudah tidak mengudara lagi. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mengakibatkan dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara.

  Beberapa konser musiknya pada tahun '80-an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu.
Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Sejak kejadian itu, Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror.

  Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga.
Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karier Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.

  Setelah kontrak dengan SWAMI yang menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir, dan di sela Kantata (yang menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara), Iwan Fals masih meluncurkan album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan bersama sebagian mantan personel SWAMI.


  Sejak meluncurnya album Suara Hati pada 2002, Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser. Menariknya, dalam seluruh alat musik yang digunakan baik oleh Iwan fals maupun band-nya pada setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo. Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. Pada panggung yang menjadi dunianya, Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi wakil dari produk tertentu.

-)KELUARGA

  Iwan lahir dari pasangan Lies (ibu) dan Kolonel Anumerta Sucipto (ayah). Iwan menikahi Rosana yang akrab disapa "Mbak Yos", hasil dari pernikahannya Iwan memiliki tiga anak yaitu, Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Bassae, dan Raya Rambu Rabbani.

 Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trademark ayahnya. Galang kemudian menjadi gitaris kelompok BUNGA dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya tahun 1997.

  Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini, yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1982 yaitu pada hari kelahiran Galang (1 Januari 1982).

  Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991. Sebelumnya Cikal juga pernah dibuatkan lagu dengan judul Anisa pada tahun 1986. Rencananya lagu ini dimasukkan dalam album Aku Sayang Kamu, namun dibatalkan. Lirik lagu ini cukup kritis sehingga perusahaan rekaman batal menyertakannya. Pada cover album Aku Sayang Kamu terutama cetakan awal, pada bagian penata musik masih tertulis kata Anissa.

  Tanggal 12 september 1994 , Iwan Fals Di Karuniai anak Yg di beri nama Amink Bajabu ,Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok Jawa Barat. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri,. Pada tahun 1999,iwan berkolaborasi dengan farid bento 

  Pada tahun 2002, Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri. Dia pun mulai bangkit dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kehilangan Gilang. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Yos) juga ikut menyumbangkan suaranya.
Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Dia tidak segarang dan tidak seliar dahulu. Lirik-lirik lagunya terkesan lebih dewasa dan puitis.

  Iwan Fals juga sempat membawakan lagu-lagu bertema cinta baik karangannya sendiri maupun dari orang lain.
Pada tanggal 22 Januari 2003, Iwan Fals dianugreahi seorang anak lelaki yang diberi nama Raya Rambu Rabbani. Kelahiran putra ketiganya ini seakan menjadi pengganti almarhum Galang Rambu Anarki dan banyak memberi inspirasi dalam dunia musik seorang Iwan Fals.

  Di luar musik dan lirik, penampilan Iwan Fals juga berubah total. Saat putra pertamanya meninggal dunia, Iwan Fals mencukur habis rambut panjangnya hingga gundul. Sekarang dia berpenampilan lebih bersahaja, rambut berpotongan rapi disisir juga kumis dan jenggotnya dihilangkan. Dari sisi pakaian, dia lebih sering menggunakan kemeja yang dimasukkan pada setiap kesempatan tampil di depan publik, sangat jauh berbeda dengan penampilannya dahulu yang lebih sering memakai kaus oblong bahkan bertelanjang dada dengan rambut panjang tidak teratur dan kumis tebal.


  Peranan istrinya juga menjadi penting sejak putra pertamanya tiada. Rosana menjadi manajer pribadi Iwan Fals yang mengatur segala jadwal kegiatan dan kontrak. Dengan adanya Iwan Fals Manajemen (IFM), Fals lebih profesional dalam berkarier.

-)PENDIDIKAN IWAN FALS

-SMPN 5 Bandung, Jawa Barat
-SMAK BPK Bandung
-STP (Sekolah Tinggi Publisistik, sekarang IISIP)

-Institut Kesenian Jakarta (IKJ)

-)DISKOGRAFI

Tidak seluruh album yang dikeluarkan Iwan Fals berisi lagu baru. Pada tahun-tahun terakhir, Iwan Fals sering mengeluarkan rilis ulang lagu-lagu lamanya, baik dengan aransemen asli maupun dengan aransemen ulang. Pada tahun-tahun terakhir ini pula Iwan Fals lebih banyak memilih berkolaborasi dengan musisi muda berbakat.

Banyak lagu Iwan Fals yang tidak dijual secara bebas. Lagu-lagu tersebut menjadi koleksi ekslusif para penggemarnya dan kebanyakan direkam secara live. Beberapa lagu Iwan Fals yang tidak dikomersialkan seperti lagu 'Pulanglah' yang didedikasikan khusus untuk almarhum Munir ternyata sangat digemari yang akhirnya direkam ulang dan dimasukkan ke dalam album 50:50 yang beredar di tahun 2007.

-)ALBUM

Canda Dalam Nada (1979)
Canda Dalam Ronda (1979)
Perjalanan (1979)
3 Bulan (1980)
Sarjana Muda (1981)
Opini (1982)
Sumbang (1983)
Barang Antik (1984)
Sugali (1984)
KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan) (1985)
Sore Tugu Pancoran (1985)
Aku Sayang Kamu (1986)
Ethiopia (1986)
Lancar (1987)
Wakil Rakyat (1987)
1910 (1988)
Mata Dewa (1989)
Antara Aku, Kau Dan Bekas Pacarmu (1989)
Swami I (1989)
Kantata Takwa (1990)
Cikal (1991)
Swami II (1991)
Belum Ada Judul (1992)
Hijau (1992)
Dalbo (1993)
Anak Wayang (1994)
Orang Gila (1994)
Lagu Pemanjat (bersama Trahlor) (1996)
Kantata Samsara (1998)
Best Of The Best (2000)
Suara Hati (2002)
In Collaboration with (2003)
Manusia Setengah Dewa (2004)
Iwan Fals in Love (2005)
50:50 (2007)
Untukmu Terkasih (2009) - mini album
Keseimbangan - Iwan Fals (2010)
Tergila-gila (2011)

Raya (2013)

-)SINGLE

Serenade (bersama Ritta Rubby) (1984)
Kemesraan (bersama artis Musica) (1988)
Percayalah Kasih (bersama Jockie Surjoprajogo dan Vina Panduwinata)
Terminal (bersama Franky S.) (1994)
Mata Hati (bersama Ian Antono) (1995)
Orang Pinggiran (bersama Franky S.) (1995)
Katakan Kita Rasakan (bersama artis Musica)
Di Bawah Tiang Bendera (bersama artis Musica) (1996)
Haruskah Pergi (bersama Indra Lesmana dan Import Musik) (2006)
Selancar (bersama Indra Lesmana dan Import Musik) (2006)
Tanam Tanam Siram Siram (Kampanye Indonesia Menanam) (2006)
Marilah Kemari (Tribute to Titiek Puspa) (2006)

Aku Milikmu (Original Soundtrack Lovers/Kekasih) (2008)

-)SINGLE HITS YANG DI BAWAKAN GROUP LAIN

Maaf (dibawakan oleh Ritta Rubby) (1986)
Belailah (dibawakan oleh Ritta Rubby) (1986)
Trauma (dibawakan oleh God Bless) (1988)
Damai yang Hilang (dibawakan oleh God Bless) (1988)
Orang dalam Kaca (dibawakan oleh God Bless) (1988)
Pak Tua (dibawakan oleh grup band Elpamas) (1991)
Oh (dibawakan oleh Fajar Budiman) (1994)
Nyanyian Laut (dibawakan Nicky Astria)
Menangis (dibawakan oleh Franky S.)
Bunga Kehidupan (dibawakan oleh artis Musica)
Air Mata Api (dibawakan oleh Superman Is Dead) (2012)

Serenade dibawakan oleh Steven N Coconut Treez dan berubah judul menjadi Sere

-)LAGU YANG TIDAK BEREDAR

Demokrasi Nasi (1978)
Semar Mendem (1978)
Pola Sederhana (Anak Cendana) (1978)
Mbak Tini (1978)
Siti Sang Bidadari (1978)
Kisah Sapi Malam (1978)
Mince Makelar (1978)
Luka Lama (1984)
Anissa (1986)
Biarkan Indonesia Tanpa Koran (1986)
Oh Indonesia (1992)
Imelda Mardun (1992)
Maumere (1993)
Joned (1993)
Mesin Mesin Pembunuh (1994)
Suara dari Jalanan (1996)
Demokrasi Otoriter (1996)
Pemandangan (1996)
Jambore Wisata (1996)
Aku Tak Punya Apa-Apa (1997)
Cerita Lama Tiananmen (1998)
Serdadu dan Kutil (1998)
15 Juta (1998)
Mencari Kata-Kata (1998)
Malam Sunyi (1999)
Sketsa Setan yang Bisu (2000)
Indonesiaku (2001)
Kemarau (2003)
Lagu Sedih (2003)
Kembali ke Masa Lalu (2003)
Harapan Tak Boleh Mati (2004)
Saat Minggu Masih Pagi (2004)
Repot Nasi/Sami Mawon (2005)
Hari Raya Bumi (2007)
Berita Cuaca (2008)
Paman Zam
Kapal Bau Pesing
Makna Hidup Ini
Selamat Tinggal Ramadhan
Nyatakan Saja
Berputar Putar
Air dan Batu
Lagu Pegangan
Semut Api dan Cacing Kecil
Kata-Kata
Peniti Benang
Pukul Dua Malam
Curiga
Penjara
Belatung
Nyanyian Sopir
Bunga Kayu di Beranda
Aku Bergelora
Suara dari Jalanan
Pepaya
Ibuku Matahariku
Si Gembala Sapi (Babadotan)
Harapan Tak Boleh Mati
Oh
Bersatulah
Join In Jeans & Jackets
Indonesia Pusaka
Pondokku
Reformasi
Tuhan
Kasih Jangan Kau Pergi (Ft. Bunga)
Gila (Ft. Bunga)
Maling Budiman
Serpihan Surga Pagar Alam
Tanah Air Udara dan Api (live)
Komunitas Tiga Rambu (live)
Birokrasi Semut
Rumi Sang Pencerah (Juni 2011)
Hentikan! (2011)
Isyarat (2011)
Gugusan Bintang (2011)
Garong Wan Takuup (2011)

Polteng "Polisi Tengik" (2012-Lagu Jamming bersama Komunitas OI yang belum sempat direkam)

-)PENGHARGAAN

-Juara I Festival Musik Country (1980).
-Gold record, lagu Oemar Bakri, PT Musica Studio's.
-Silver record, penyanyi & pencipta lagu Ethiopia, PT Musica Studio's.
-Penghargaan prestasi artis HDX 1987 - 1988, pencipta lagu Buku Ini Aku Pinjam.
-Penyanyi Pujaan, BASF, (1989).
-The best selling, album Mata Dewa, BASF, 1988 - 1989.
-Penyanyi rekaman pria terbaik, album Anak Wayang, BASF Award XI, 18 April 1996.
-Penyanyi solo terbaik Country/Balada, Anugrah Musik Indonesia - 1999.
-Presents This Certificate To Iwan Fals In Recognition Of The Contribution To Cultural -Exchange Between Korea and Indonesia, 25 September 1999.
-Penyanyi solo terbaik Country/Balada AMI Sharp Award (2000).
-Video klip terbaik lagu Entah, Video Musik Indonesia periode VIII - 2000/2001.
-Triple Platinum Award, Album Best Of The Best Iwan Fals, PT Musica Studio's - Juni 2002.
-6th AMI Sharp Award, album terbaik Country/Balada.
-6th AMI Sharp Award, artis solo/duo/grup terbaik Country/Balada.
-Pemenang video klip terbaik edisi - Juli 2002, lagu Kupu-Kupu Hitam Putih, Video ----Musik Indonesia, periode I- 2002/2003.
-Penghargaan album In Collaboration with, angka penjualan di atas 150.000 unit, PT Musica Studio's - Juni 2003.
-Triple Platinum Award, album In Collaboration with, angka penjualan di atas 450.000 unit, PT Musica Studio's - November 2003.
-7th AMI Award 2003, Legend Awards.
-7th AMI Award 2003, Penyanyi Solo Pria Pop Terbaik.
-Penghargaan M Indonesia 2003, Most Favourite Male.
-SCTV Music Award 2004, album Ngetop! (pop) In Collaboration with.
-SCTV Music Award 2004, Penyanyi Pop Ngetop.
-Anugrah Planet Muzik 2004.
-Generasi Biang Extra Joss - 2004.
-8th AMI Samsung Award, Karya Produksi Balada Terbaik.
-SCTV Music Award 2005, album pop solo ngetop Iwan Fals In Love.
-With The Compliment Of Metro TV.
-Partisipasi dalam acara konser Salam Lebaran 2005, PT Gudang Garam Indonesia.
-Mendapatkan Talk Less Do More Award sebagai salah satu Class Music Heroes 2009.
-Lagunya bersama {Swami} yang berjudul [Bongkar] menerima penghargaan 150 lagu -terbaik sepanjang masa versi Majalah Rolling Stone peringkat 1.

-Penghargaan Satyalancana Kebudayaan Pemerintah Republik Indonesia (2010)

SEKIAN, MAAF BILA ADA KESALAHAN DAN SEMOGA BERMANFAAT:)
Minggu, 15 September 2013 0 komentar

MOODBOSTER SAYA PRIBADI :D

USTAD POINT BLANK

   Video ini menceritakan seorang remaja sunda yang berceramah tentang point blank, entah kesal atau kenapa. ini video ngakak banget kalo yang tau bahasanya=)))
0 komentar

TIANG SUTET

SUTET

   SUTET adalah singkatan dari Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi dengan kekuatan 500 kV yang ditujukan untuk menyalurkan energi listrik dari pusat-pusat pembangkit yang jaraknya jauh menuju pusat-pusat beban sehingga energi listrik bisa disalurkan dengan efisien.

   Berbagai macam kekhawatiran muncul akan dampak SUTET terhadap kesehatan bagi penduduk yang tinggal di wilayah yang dilewati jalur Penelitian dan dampak. Hasil penelitian yang sangat mempengaruhi pandangan masyarakat dunia tentang hubungan kanker otak pada anak dengan paparan medan elektromagnetik adalah hasil penelitian Wertheimer dan Leper tahun 1979, yang sempat menggoncangkan dunia karena risiko positif yang dilaporkannya. Sejak penelitian tersebut, berbagai studi epidemiologi dan laboratorium lainnya dilakukan sebagai replikasi dan eskpansi penelitian Wertheimer di berbagai negara.

   Namun hasil yang didapat justru beragam, bahkan sebagian besar bersifat kontradiktif. Dilaporkan, studi Feyching dan Ahlboum, 1993, meta analisisnya merupakan penelitian yang mendukung hasil Wertheimer, sedangkan studi National Cancer Institute (NCI) tahun 1997 di Amerika Serikat, studi Kanada 1999, studi Inggris 1999-2000 dan studi Selandia Baru menemukan hasil yang tidak mendukung Wertheimer.

   Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Gerald Draper dan koleganya dari Chilhood Cancer Research Group di Oxford University dan Dr. John Swanson, penasehat sains di National Grid Transco, menemukan bahwa anak-anak yang tinggal kurang dari 200 meter dari jalur tegangan tinggi, saat dilahirkan memiliki resiko menderita leukimia sebesar 70 % daripada yang tinggal dari jarak 600 meter atau lebih. 

   Ditemukan lima kali lipat lebih besar kasus leukimia pada bayi yang dilahirkan di daerah sekitar SUTET atau sebesar 400 dalam setahun dari 1 persen jumlah penduduk yang tinggal di daerah tersebut. Secara keseluruhan, anak-anak yang hidupnya dalam radius 200 meter dari tiang tegangan tinggi sekitar 70 persen diantaranya terkena leukimia dan yang hidup antara 200-600 meter sekitar 20 % dibandingkan dengan yang tinggal lebih dari 600 meter. 

   Walaupun demikian, peningkatan resiko leukemia masih ditemukan pada jarak dimana besar medan listrik bernilai di bawah kondisi di dalam rumah, sehingga disimpulkan bahwa peningkatan resiko leukemia tidak diakibatkan oleh medan listrik atau medan magnet yang diakibatkan oleh SUTET.

   Berdasarkan hasil penelitian Dr. dr. Anies, M.Kes. PKK, pada penduduk di bawah SUTET 500 kV di Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Tegal (2004) menunjukkan bahwa besar risiko electrical sensitivity pada penduduk yang bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV adalah 5,8 kali lebih besar dibandingkan dengan penduduk yang tidak bertempat tinggal di bawah SUTET 500 kV. 

  Secara umum dapat disimpulkan bahwa pajanan medan elektromagnetik yang berasal dari SUTET 500 kV berisiko menimbulkan gangguan kesehatan pada penduduk, yaitu sekumpulan gejala hipersensitivitas yang dikenal dengan electrical sensitivity berupa keluhan sakit kepala (headache), pening (dizziness), dan keletihan menahun (chronic fatigue syndrome). 

   Hasil penemuan Anies menyimpulkan bahwa ketiga gejala tersebut dapat dialami sekaligus oleh seseorang, sehingga penemuan baru ini diwacanakan sebagai "Trias Anies". Corrie Wawolumaya dari Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pernah melakukan penelitian terhadap pemukiman di sekitar SUTET. Hasilnya tidak ditemukan hubungan antara kanker leukemia dan SUTET.

   John Moulder mencoba menarik kesimpulan dari ratusan penelitian tentang dampak SUTET terhadap kesehatan. Moulder menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan sebab akibat antara medan tegangan listrik dan kesehatan manusia (termasuk kanker). Walaupun demikian medan tegangan listrik belum bisa dibuktikan benar-benar aman. Selain itu disepakati juga bahwa jika ada bahaya kesehatan terhadap manusia, maka itu hanya terjadi pada sebagian kecil kelompok.

   WHO berkesimpulan bahwa tidak banyak pengaruh yang ditimbulkan oleh medan listrik sampai 20 kV/m pada manusia dan medan listrik sampai 100 kV/m tidak mempengaruhi kesehatan hewan percobaan. Selain itu, percobaan beberapa sukarelawan pada medan magnet 5 mT hanya memiliki sedikit efek pada hasil uji klinis dan fisik. 

-)Pengukuran Medan Listrik dan Medan Magnet di bawah SUTET 500kv

Sampai sekarang masyarakat masih khawatir tinggal dibawah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV. Ketakutan ini tampaknya berawal dari pernyataan ahli Epidemiologi bahwa SUTET dapat membangkitkan medan listrik dan medan magnet yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan manusia. Masyarakat bahkan ada yang mengeluh pusing-pusing walaupun belum dapat dibuktikan penyebabnya. Kehadiran medan listrik dan medan magnet di sekitar kehidupan manusia tidak dapat dirasakan oleh indera manusia, kecuali jika intensitasnya cukup besar dan terasa hanya bagi orang yang hipersensitif saja. Medan listrik dan medan magnet termasuk kelompok radiasi non-pengion. Radiasi ini relatif tidak berbahaya, berbeda sama sekali dengan radiasi jenis pengion seperti radiasi nuklir atau radiasi sinar rontgen.

Medan listrik dan medan magnet sudah ada sejak bumi kita ini terbentuk. Awan yang mengandung potensial air, terdapat medan listrik yang besarnya antara 3000 - 30.000 V/m. Demikian juga bumi secara alamiah bermedan listrik (100 - 500 V/m) dan bermedan magnet (0,004 - 0,007 mT). Di dalam rumah, di tempat kerja, di kantor atau di bengkel terdapat medan listrik dan medan magnet buatan. Medan listrik dan medan magnet ini biasanya berasal dari instalasi dan peralatan listrik antara lain berasal dari : sistem instalasi dalam rumah, lemari pendingin, AC, kipas angin, pompa air, televisi, mesin tik elektronik, mesin photocopy, komputer danprinter, mesin las, kompresor, saluran udara tegangan rendah/menengah (SUTR/M) yang berdekatan, dan lain-lain. Pada sistem instalasi yang bertegangan dan berarus selalu timbul medan listrik. Tetapi medan listrik ini sudah melemah karena jaraknya cukup jauh dari sumber.

Di bawah SUTR dan SUTM kuat medan magnet bervariasi antara 0,1 – 3,5 mikrotesla. Di dalam bangunan rumah, kantor, bengkel atau pabrik, medan magnet karena saluran udara ini jauh lebih lemah lagi. Diusahakan dalam pemilihan jalur SUTET tidak melintas daerah pemukiman, hutan lindung maupun cagar alam. Di beberapa daerah pemukiman yang padat mungkin tidak bisa dihindari jalur SUTET untuk melintas, tetapi baik medan listrik maupun medan magnet tidak boleh diatas ambang batas yang diperbolehkan. Medan Listrik di bawah jaringan dapat menimbulkan beberapa hal, antara lain :

1. suara/bunyi mendesis akibat ionisasi pada permukaan penghantar (konduktor) yang kadang disertai cahaya keungumenimbulkan bulu/rambut berdiri pada bagian badan yang terpajan akibat gaya tarik medan listrik yang kecil,

2. lampu neon dan tes-pen dapat menyala tetapi redup, akibat mudahnya gas neon di dalam tabung lampu dan tes-pen terionisasi,

3. kejutan lemah pada sentuhan pertama terhadap benda-benda yang mudah menghantar listrik (seperti atap seng, pagar besi, kawat jemuran dan badan mobil)

-)Hubungan Medan Listrik dan Medan Magnet dengan Kesehatan

Kekhawatiran akan pengaruh buruk medan listrik dan medan magnet terhadap kesehatan dipicu oleh publikasi hasil penelitian yang dilakukan oleh Wertheimer dan Leeper pada tahun 1979 di Amerika. Penelitian tersebut menggambarkan adanya hubungan kenaikan risiko kematian akibat kanker pada anak dengan jarak tempat tinggal yang dekat jaringan transmisi listrik tegangan tinggi.Banyak ahli yang meragukan hasil penelitian tersebut dengan menunjuk berbagai kelemahannya, antara lain tidak adanya data hasil pengukuran kuat medan listrik dan medan magnet yang mengenai kelompok anak-anak yang diteliti.

Koreksi yang dilakukan oleh peneliti lainnya seperti yang dilakukan oleh Savitz dan kawan-kawan serta temuan studi Fulton dan kawan-kawan, ternyata hubungan tersebut tidak ada. Hasil penelitian dengan metoda yang lebih disempurnakan pernah dilakukan oleh Maria Linett dan kawan-kawan dari National Cancer Institute -Amerika tahun 1997.

Penelitian yang melibatkan lebih kurang 1200 anak ini melaporkan bahwa tidak ada hubungan antara kejadian leukemia pada anak yang terpajan medan listrik dan medan magnet dengan anak-anak yang tidak terpajan. Temuan ini mengukuhkan penolakan terhadap hasil penelitian yang dilakukan oleh Wertheimer dan Leeper tersebut.

Penelitian dengan menggunakan hewan percobaan pernah dilakukan sejak tahun 60-an dengan hasilnya bervariasi mulai dari gambaran yang tidak berpengaruh, adanya perubahan perilaku sampai pada pengaruh terjadinya cacat pada keturunan. Sesungguhnya hasil penelitian pada hewan yang menunjukkan adanya pengaruh buruk tersebut diakibatkan oleh penggunaan kuat medan listrik atau medan magnet yang sangat besar dalam percobaan tersebut.

Percobaan dengan kuat medan listrik dan medan magnet sampai pada tingkat yang menghasilkan kelainan tersebut memang diperlukan untuk mengetahui proses terjadinya gangguan tertentu sehingga dapat dipergunakan sebagai dasar penanggulangannya. Kuat medan listrik dan medan magnet yang digunakan pada percobaan tersebut hampir mustahil dapat dihasilkan dan terjadi di lingkungan sekitar kehidupan manusia.

Pengaruh medan listrik dan medan magnet terhadap kesehatan sangat tergantung pada dosis yang diterimanya. Dosis yang kecil tentu tidak akan berpengaruh, bahkan penelitian yang dilakukan oleh Piekarsi dari negara bekas Uni Sovyet menunjukkan efek positif terhadap penyambungan tulang yang patah pada anjing percobaan.

Para ahli telah sepakat bahwa medan listrik dan medan magnet yang berasal dari jaringan listrik digolongkan sebagai frekuensi ekstrim rendah dengan konsekuensi kemampuan memindahkan energi sangat kecil, sehingga tidak mampu mempengaruhi ikatan kimia pembentuk sel-sel tubuh manusia.

Disamping itu sel tubuh manusia mempunyai kuat medan listrik sekitar 10 juta Volt/m yang jauh lebih kuat dari medan listrik luar. Medan listrik dan medan magnet dengan frekuensi ekstrim rendah ini juga tidak mungkin menimbulkan efek panas seperti yang dapat terjadi pada efek medan elektromagnet gelombang mikro, frekuensi radio, dan frekuensi yang lebih tinggi seperti pada telepon seluler.

Adanya sementara orang yang tinggal dekat dengan jaringan transmisi listrik melaporkan keluhan-keluhan seperti sakit kepala, pusing, berdebar dan susah tidur serta kelemahan seksual adalah bersifat subyektif, karena persepsi mereka yang kurang tepat.

-) Kuat Medan Magnet SUTET 500 KV


Pengukuran kuat medan magnet dilakukan di lapangan terbuka tanpa adanya pengaruh keberadaan pohon-pohonan, rumah serta obyek-obyek lain. Pengukuran kuat medan untuk Ciledug mencapai angka maksimum 0,0021 mili Tesla dititik 0 meter (sejajar tower), Cirata mencapai angka maksimum 0,036 mili Tesla pada titik sejarak 0 m, Ungaran mencapai angka maksimum 0,00180 mili Tesla pada titik sejarak 0 m, sedang Gresik mencapai angka maksimum 0,0021 mili Tesla pada titik sejarak 0 m.

Menurut IRPA dan WHO, batasan pajanan kuat medan magnet yang diduga dapat menimbulkan efek biologis untuk umum adalah 0,5 mili Tesla, sedang seperti diuraikan diatas kuat medan magnet di bawah SUTET 500 kV dilapangan terbuka mencapai harga maksimum 0,036 mili Tesla (di Cirata) pada titik 0 m sejajar tower.

Jadi masih sangat jauh dibawah ambang batas yang ditetapkan. Pengukuran kuat medan magnet di tiga lokasi dilakukan pada posisi listrik nyala, diperoleh hasil sebagai berikut : di desa Marga Hurip, Kec. Banjaran, Kab. Bandung diperoleh angka maksimum 0.0255 mili Tesla; di desa Genuk RT. 01 Ungaran diperoleh angka maksimum 0.0124 mili Tesla; dan di perumahan Bhakti Pertiwi Gresik diperoleh angka maksimum 0.0175 mili Tesla.

Pengukuran kuat medan magnet di dalam rumah dengan posisi listrik nyala memperlihatkan harga yang kecil. Hal ini, sama seperti pada kasus pengukuran medan listrik, disebabkan pula oleh adanya redaman rumah terhadap pajanan medan magnet.

Demikian juga pengukuran kuat medan magnet pada posisi listrik tidak menyala, diperoleh hasil sedikit lebih rendah dibanding oleh kuat medan listrik pada posisi nyala. Hasil pengukuran ini jauh dibawah batas pajanan yang diperbolehkan

-)KESIMPULAN

 Sesuai dengan teori Hans CristianOersted yang menyatakan bahwa “Di sekitar kawat berarus timbul medan megnetik” maka secara tidak langsung SUTET juga menghasilkan medan magnetik. Selain itu sesuai dengan teori Faraday yang menyatakan bahwa “Perubahan medan magnet dapat menimbulkan medan listrik berupa teganganinduksi” maka SUTET juga menghasilkan medan magnetik.

 Perubahan medan magnet dan medan listrik tersebut terjadi secara serentak sehingga menghasilkan gelombang elektromagnetik, hal tersebut sesuai dengan teori Maxwell tentang hubungan antara medan magnet dan medan listrik.

Dalam memancarkan gelombang elektromagnetik SUTET berdampak radiasi terhadap tubuh manusia. Medan listrik dan medan magnet termasuk kelompok radiasi non-pengion. Radiasi ini relatif tidak berbahaya, berbeda sama sekali dengan radiasi jenis pengion seperti radiasi nuklir atau radiasi sinar rontgen.

Untuk mengetahui dampak radiasi medan listrik dan medan magnetik yang ditimbulkan oleh SUTET maka banyak ahli yang melakukan penelitian, namun hasil yang diperoleh justru beragam dan cenderung kontroversial.

Dari hasil penelitian tersebut WHO yang diwakili oleh berbagai ahli menyatakan bahwa SUTET tidak berdampak terhadap kesehatan kerena medan listrik dan medan magnet yang ditimbulkan masih jauh dari batas kekuatan tubuh manusia dalam menerima radiasi elektromagnetik.

Walaupun demikian, WHO tidak memungkiri adanya kemungkinan dampak SUTET terhadap kesehatan manusia karena belum adanya penelitian yang objektif mengenai batas medan listrik dan medan magnet bagi tubuh manusia. Hal tersebut karena selama ini metode yang digunakan dalam penelitian hanya berdasarkan observasi dan subjektifitas orang yang tinggal di areal SUTET bukan dari metode eksperimen.

Sedangkan batas radiasi gelombang elektromagnetik dari peralatanelektronik yang masih dianggap aman sesuai standar International Commision on Non-Ionizing Radiation Protection (ICNIRP) yang dihitung berdasarkan pengukuran SAR atau Specific Absorption Rate, adalah sebesar 2W/kg yang dirata-ratakan pada 10gram jaringan tubuh.

Untuk mengurangi dampak medan listrik dan medan magnet yangdihasilkan oleh SUTET, ada beberapa cara yang dapat dilakukan :

1. Mengusahakan agar rumah berlangit-langit.

2. Menanam popohonan sebanyak mungkin disekitar rumah pada lahan yangkosong.

3. Bagian atap rumah yang terbuat dari atap logam sebaiknya ditanahkan(digroundkan).

4. Penduduk disarankan tidak berada diluar rumah terutama pada malam hariterutama antara jam 17-22 karena pada saat itu arus yang mengalir pada kawatpenghantar berada pada titik puncak beban puncak.

5. Sesering mungkin melakukan pengukuran tegangan pada peralatan rumah yang terbuat dari logam jika ternyata tegangannya cukup tinggi makadiusahakan peralatan tersebut dijauhkan dari rumah atau lebih jarang dipakai.

6. Penduduk disarankan untuk tidak memasuki daerah sekitar pentanahan kaki menara yang telah diberi pagar oleh PLN.

UU RI No. 30 Tahun 2009 Tentang Ketenagalistrikan mengungkapkan bahwa pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Tenaga listrik mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional maka usaha penyediaan tenaga listrik dikuasai oleh negara dan penyediaannya perlu terus ditingkatkan sejalan dengan perkembangan pembangunan agar tersedia tenaga listrik dalam jumlah yang cukup, merata, dan bermutu.

Di samping bermanfaat, tenaga listrik juga dapat membahayakan sehingga penyediaan dan pemanfaatannya harus memperhatikan ketentuan keselamatan dalam  hal ketenagalistrikan

SEKIAN TERIMAKASIH, SEMOGA BERMANFAAT :)
Sabtu, 14 September 2013 2 komentar

Tahukah Anda Band Rock'n'Roll Pertama ?

   Bicara tentang siapa band Rock tertua di dunia dalam benak kita pasti membayangkan The Beatles, The Rolling Stones atau band-band era Rockabilly (the 50-an), tetapi di tahun 50an band-band yg ada hanyalah sebagai pelengkap dari penyanyi saja, jadi tugasnya hanya sebagai penyanyi Rock pada masa itu seperti Elvis, Fats Domino, Bill haley dan lain lain.


THE TIELMAN BROTHERS

   Sebenarnya orang Indonesia boleh berbangga hati sebab band Rock tertua dalam artian band sebenarnya yang benar-benar eksis sebagai sebuah band adalah berasal dari Indonesia, tepatnya berasal dari Maluku. Nama band tersebut adalah The Tielman Brother.

   Band yg terdiri dari 4 anak muda Maluku ini pada tahun 1956 hijrah ke negeri Belanda dan memulai karir rekaman mereka. Bisa dikatakan band Rock tertua yang memulai debut rekaman adalah The Tielman Brothers. Mereka berempat adalah Andy Tielman (lead guitar, vocal), Reggie Tielman (rhytm guitar, vocal), Phonton Tielman (double bass, vocal), dan Loulou Tielman (drums, vocal).

    Penampilan mereka cukup memukau publik di Belanda khususnya dan Eropa pada umumnya. Boleh dikatakan mereka lah yang pertama kali memulai atraksi panggung yang liar dan atraktif, seperti bermain gitar (dan juga double bass) sambil melompat atau berguling-gulingan, serta tentunya demo drums.

    Orang-orang Belanda menyebut aliran musik mereka adalah Indo-Rock. Jauh sebelum publik Rock terpesona dengan permainan gitar alm. Jimi Hendrix pada tahun 1967, Andy Tielman, sang frontman telah memulai teknik tersebut pada tahun 1956 atau 11 tahun sebelum Jimi Hendrix bereksperimen dengan gitarnya. Konon kabarnya, Paul Mc Cartney pun mengagumi dan terinspirasi atas band ini sebelum The Beatles terkenal pada awal 1960an.

   Sayangnya tahun 1976 band ini bubar karena boleh dikatakan permainan mereka rada stagnan dan tidak ada perkembangan alias kurang eksplore permainan, bermain di tataran itu-itu saja. Akhirnya publik pun bosan. Di usia senja, Andy Tielman lebih banyak rekaman untuk lagu-lagu rohani dan sesekali tampil di publik di Belanda dengan gitarnya namun tentu karena sudah uzur tidak seliar masa lalu. 

   Sekedar tambahan, Indorock sempat dibahas di koran kompas sekitar 2004 dan 2006 dimana Indorock di era 50 akhir popular di Belanda dan Jerman. Diantaranya band Indorock seperti The Javalins, The Black Dynamites, Crazy Rockers, The Hap Cats, Electric Johnny & His Sky Rockets dan Tielman Brothers. Sayangnya masa jaya Scene Indorock diambil alih oleh scene beat rock Liverpool Inggris di awal 60an, Yaitu THE BEATLES.

TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA, MAAF BILA ADA KESALAHAN:)


Senin, 09 September 2013 0 komentar

MEMBAHAS BAND LEGEND INDONESIA


KOES PLUS

Koes Plus , sebelumnya Koes Bersaudara , adalah sebuah grup musik Indonesia yang menikmati sukses di tahun 1960an dan 1970an . Dikenal sebagai salah satu pertunjukan musik klasik di Indonesia , band memuncak pada popularitas di hari yang jauh sebelum munculnya perusahaan televisi swasta , memberikan pop dilucuti -down dan lagu-lagu rock di kemudian - satunya stasiun TV , TVRI .
Pada tahun 2007 , majalah Rolling Stone Indonesia menempatkan 6 dari album studio band pada mereka " 150 Greatest Albums of All Time Indonesia " daftar . Mereka yang Dheg Dheg Plas ( 1969 ) di # 4 , Untuk Jadi Called The Guilties ( 1967 ) di # 6 , Koes Bersaudara ( 1964 ) di # 14 , Koes Plus Volume 2 ( 1970 ) di # 21 , Koes Plus Volume 4 ( 1971) di # 30 dan Koes Plus Volume 5 ( 1971) di # 38 . [ 1 ]
Selain itu, Rolling Stone menempatkan 10 lagu band pada " 150 Greatest Songs of All Time Indonesia " daftar . Lagu-lagu " Bis Sekolah " ( 1964) di # 4 , " Kembali Ke Jakarta " ( 1969) di # 6 , " Nusantara I " ( 1971) di # 19 , " KOLAM Susu " ( 1973 ) di # 31 , " Bunga di Tepi Jalan " ( 1971) di # 80 , " Kelelawar " ( 1969) di # 83 , " Manis Dan Sayang " ( 1969) di # 88 , " Pelangi " (1972 ) di # 92 , " Jemu " ( 1975) di # 100 dan " di dalam, Bui " ( 1967) di # 126 . [ 2 ] Koes Plus , sebelumnya Koes Bersaudara , adalah sebuah grup musik Indonesia yang menikmati sukses di tahun 1960an dan 1970an . Dikenal sebagai salah satu pertunjukan musik klasik di Indonesia , band memuncak pada popularitas di hari yang jauh sebelum munculnya perusahaan televisi swasta , memberikan pop dilucuti -down dan lagu-lagu rock di kemudian - satunya stasiun TV , TVRI .
Pada tahun 2007 , majalah Rolling Stone Indonesia menempatkan 6 dari album studio band pada mereka " 150 Greatest Albums of All Time Indonesia " daftar . Mereka yang Dheg Dheg Plas ( 1969 ) di # 4 , Untuk Jadi Called The Guilties ( 1967 ) di # 6 , Koes Bersaudara ( 1964 ) di # 14 , Koes Plus Volume 2 ( 1970 ) di # 21 , Koes Plus Volume 4 ( 1971) di # 30 dan Koes Plus Volume 5 ( 1971) di # 38 . [ 1 ]
Selain itu, Rolling Stone menempatkan 10 lagu band pada " 150 Greatest Songs of All Time Indonesia " daftar . Lagu-lagu " Bis Sekolah " ( 1964) di # 4 , " Kembali Ke Jakarta " ( 1969) di # 6 , " Nusantara I " ( 1971) di # 19 , " KOLAM Susu " ( 1973 ) di # 31 , " Bunga di Tepi Jalan " ( 1971) di # 80 , " Kelelawar " ( 1969) di # 83 , " Manis Dan Sayang " ( 1969) di # 88 , " Pelangi " (1972 ) di # 92 , " Jemu " ( 1975) di # 100 dan " di Dalam, Bui " ( 1967) di # 126 .

-)Dini hari dan kontroversi

    Berasal dari daerah Bojonegoro-Tuban di Jawa Timur, band ini dimulai sebagai Koes Bersaudara (Koes Bersaudara), yang terdiri sepenuhnya dari saudara kandung Koeswoyo. Kejenakaan Its perintis Beatles yang dipengaruhi rock 'n' roll subkultur di Indonesia terbukti kontroversial. Subkultur tersebut telah dilarang oleh Presiden Soekarno pada awal tahun 1960, dan pada tahun 1965 saudara-saudara ditangkap oleh Tertinggi Operasi Komando (KOTI) untuk melakukan cover lagu-lagu Beatles. Mereka akhirnya dirilis hanya hari sebelum bangsa kudeta 'état​​, pada 29 September. Pengalaman ini mengakibatkan lagu mereka Di Dalam, Bui.

   Ketika drummer Nomo berhenti pada tahun 1969, Murry diundang untuk mengisi ceruk, tetapi keputusan menyebabkan kegemparan internal band ini awalnya diproyeksikan sebagai tindakan keluarga. Perseteruan itu diselesaikan dengan rebaptizing band seperti Koes Plus. Ini terdiri dari Koeswoyos ditambah luar, maka nama. Musik sejarawan telah memperkirakan bahwa itu Murry yang berat drum yang menyebabkan band menggabungkan rock tunes dalam album mereka umumnya balada-berat.

  Hari-hari awal Koes Plus 'yang kasar, seperti perusahaan rekaman bersikeras menolaknya. Murray menjadi frustrasi di beberapa titik dan untuk sementara keluar dari band, mendistribusikan catatan mereka secara bebas serta bergabung dengan beberapa tindakan lainnya. Tidak sampai lagu-lagu mereka diputar di jaringan radio pemerintah apakah mereka mendapatkan ketenaran yang cukup

-)TAHUN INI

   Koes Plus pernah memiliki hak hukum yang berkaitan dengan pekerjaan mereka,. Mereka hanya menerima pembayaran datar sekitar tiga juta rupiah untuk setiap album mereka merekam Sementara ini berarti bahwa label rekaman mereka bersedia untuk menghasilkan sejumlah besar album oleh Koes Plus karena investasi kecil yang terlibat, itu juga berarti bahwa band ini tidak pernah menikmati segala bentuk royalti setiap kali karya mereka sedang direproduksi. dengan demikian, mereka mengandalkan pertunjukan live mereka melanjutkan untuk pendapatan mereka. Satunya lagu bahasa Inggris mereka, "Mengapa Anda Love Me?" adalah nomor satu hit di Australia. 

-)ALBUM KOES BERSAUDARA
-1962
Dara Sweetie; Do Grieving / Dewi Rindu; Kancil (Rhythm)
Congratulations Split / Always (Rhythm)
My hope / Holy Tjintamu (Rhythm NP-31)
-1964
Beautiful Morning / Oh You Know (Rhythm)
Sea breeze / I miss Helas (Rhythm NP-33)
Always / Cloud White (Rhythm NP-34)
School bus / girl Puri (Rhythm NP-35)
I Rindu / Sendja (Rhythm NP-36)
Kus Brothers (From banded; For Moms / Star Ketjil; coast of Bali) (Rhythm EP-61)
Meraju heart (Oh You Know; Morning Beautiful / I Rindu; Clouds White) (EP)
Sea breeze: I miss Helas / School Bus Girls Castle (EP)
Sea breeze (Koes Bersauadra 1962-1964) (LP) (Dara Sweetie; Do not be Grieving; hope; Dewi Rindu; School Buses; Jang Beautiful Morning / Si Kantjil; Oh You Know; Telanga Sunji; Sea Wind; Sendja; Welcome Split) (17 573 rhythm LPI)
-1967
To The So Called "The Guilties" (Mesra)
Djadikan I Sheep Mu (Mesra MP-41)
Dara Puspita / Kus Brothers - Party Pack headman; Halo Halo (Dara Puspita) / Ami; Senandung Night (Kus Brothers) EP) Rhythm EPLN-2)
-1977
Koes Brothers Return (Remaco)
-1986
Koes Brothers 86 Again Again You
-1987
Koes Brothers 87 You Come Again
87 Pop Jawa Koes Brothers
Koes Brothers 87 Pop Kids - Children
Koes Brothers 87 Happy Birthday
Koes Brothers 87 Bossas
Koes Brothers 87 Pop Batak
1988
Koes Brothers 88 Country Pop
-2000
Pop Batak Koes Brothers Vol. 2
Pop Jawa Koes Brothers

-)KOES PLUS
-1969
Koes Plus Dheg - dheg Plas ( Melody. LP - 23 )
-1970
Natal Bersama Koes Plus ( EP ) ( Mesra. EP - 97 )
Koes Plus Volume 2 ( Mesra. LP - 44 )
-1971
Koes Plus Volume 3 ( Mesra. LP - 48 )
-1972
Koes Plus Volume 4 Bunga Di Tepi Jalan ( Mesra. LP - 50 )
Koes Plus Volume 5 ( Mesra. LP - 51 )
-1973
Koes Plus Volume 6 ( Mesra. LP - 60 )
Koes Plus Volume 7 ( Mesra. LP - 65 )
Koes Plus Volume 8 ( Remaco. RLL - 187 )
Koes Plus Volume 9 ( Remaco. RLL - 208 )
Natal Lagu ( Remaco. RLL - 210 )
-1974
Koes Plus Volume 10 ( Remaco. RLL - 209 )
Koes Plus Volume 11 ( Remaco. RLL - 301 )
Koes Plus Volume 12 ( Remaco. RLL - 302 )
Koes Plus Volume Qasidah 1 ( Remaco. RLL - 341 )
Natal Bersama Koes Plus ( LP ) ( Remaco. RLL - 342 )
Koes Plus The Best Of Koes
Koes Plus Pop Anak - Anak Volume 1 ( Remaco. RLL - 306 )
Koes Plus Lagu lain Untuk Anda ( Remaco. RLL - 348 )
Koes Plus Pop Melayu Volume 1 ( Remaco. RLL - 314 )
Koes Plus Pop Melayu Volume 2 ( Remaco. RLL - 347 )
Koes Plus Pop Jawa Volume 1 ( Remaco. RLL - 248 )
Koes Plus Pop Jawa Volume 2 ( Remaco. RLL - 311 )
Koes Plus Pop Keroncong Volume 1 ( Remaco. RLL - 299 )
Koes Plus Pop Keroncong Volume 2 ( Remaco. RLL - 300 )
Koes Plus Volume 8 ( Instrumental )
Koes Plus Volume 9 ( Instrumental )
Koes Plus Volume 10 ( Instrumental )
Koes Plus Volume 11 ( Instrumental )
Koes Plus The Best Of Koes ( Instrumental )
Koes Plus Pop Jawa Vol 1 ( Instrumental )
Koes Plus Pop Jawa Vol 2 ( Instrumental )
Koes Plus Pop Melayu Volume 1 ( Instrumental )
Koes Plus Pop Keroncong Volume 1 ( Instrumental )
-1975
Koes Plus Volume 13 ( Remaco. RLL - 303 )
Koes Plus Volume 14 ( Remaco. RLL - 631 )
Koes Plus Selalu Dihatiku ( Remaco. RLL - 468 )
Koes Plus Pop Anak - Anak Volume 2 ( Remaco. RLL - 448 )
Koes Plus Pop Melayu Volume 3 ( Remaco. RLL - 390 )
Koes Plus Pop Jawa Volume 3
Koes Plus Pop Melayu Volume 2 ( Instrumental )
-1976
Koes Plus In Concert ( Remaco. RLL - 635 )
Koes Plus Koes Bersaudara Sejarah ( Remaco. RLL - 715 )
Koes Plus Di Sulit Mengalahkan Volume 1 ( Remaco. RLL - 717 )
Koes Plus Di Sulit Mengalahkan Volume 2 ( Remaco. RLL - 768 )
Koes Plus In Folk Lagu Volume 1 ( Remaco. RLL - )
Koes Plus Pop Melayu Volume 4 ( Remaco. RLL - 730 )
Koes Plus Pop Keroncong Volume 3 ( Remaco. RLL - 388 )
Koes Plus Pop Jawa Melayu ( Remaco. RLL - 633 )
Koes Plus Volume 12 ( Instrumental )
-1977
Koes Plus Pop Jawa Volume 4
-1978
Koes Plus 78 Bersama Laghi ( Purnama. PLL - 2061 )
Koes Plus 78 Melati Biru ( Purnama. PLL - 2077 )
Koes Plus Pop Melayu 78 Cubit Cubitan - ( Purnama. PLL - 3055 )
-1979
Koes Plus 79 Melepas Kerinduan ( Purnama. PLL - 323 )
Koes Plus 79 Berjumpa Laghi ( Purnama. PLL - 3040 )
Koes Plus 79 Aku dan Kekasihku ( Purnama. PLL - 4022 )
Koes Plus Pop Melayu 79 Angin Bertiup ( Purnama. PLL - 4009 )
-1980
Koes Plus 80 Jeritan Hati ( Remaco. PLL - 4044 )
-1981
Koes Plus 81 Sederhana Bersamamu ( Purnama. PLL - 5091 )
Koes Plus 81 Asmara
Koes Plus Medley 13 Th Karya Koes Plus
Koes Plus Pop Melayu 81 Oke Boss
Koes Plus Medley Dangdut 13 Th Karya Koes Plus
-1982
Koes Plus 82 Koperasi Nusantara
Koes Plus 81 Pop Keroncong
-1983
Koes Plus 83 Da banyak
Koes Plus Re - Arrange I & II
Koes Bersaudara Ditambah Garuda Pancasila
-1984
Koes Plus 84 Angin Senja & Geladak Hitam
Koes Plus 84 Palapa
Koes Plus Pop memble 84 ( Puspita Record)
Koes Plus Album Nostalgia Platinum 1
Koes Plus Album Nostalgia Platinum 2
Koes Plus Album Nostalgia Platinum ( Instrumental )
-1985
Koes Plus 85 Ganja Kelabu
-1987
Koes Plus 87 Cinta Di Balik Kota
Koes Plus 87 Lembah DeRita
Milik Illahi
Koes Plus " Aids "
-1988
Koes Plus 88 Jumpa PERTAMA
Koes Plus 88 Sakit
-1989
Koes Plus " Reuni "
Koes Plus 89 Nasib
-1990
Koes Plus Kidung Jawa " Pit Kopat Kapit "
-1991
Koes Plus 91 Asam Di Gunung Garam Di Laut
Koes Plus Dangdut 91 Amelinda
Koes Plus Reggae
-1993
Koes Plus 93 Mata Bertemu Mata
Koes Plus 93 Sedih
-1994
Koes Plus " Tak usah Kau Sesali "
-1995
Koes Plus 95 Pantun Berkait
-1996
Koes Plus Pop Melayu Putus Cinta
Koes Plus Kasih 96
-1997
Koes Plus Dores Rindu KAMU
-1998
Koes Plus & Koes Bersaudara Disco Rumah Musik
Koes Plus 98 Nusantara 2000
Koes Plus Akustik
Koes Plus 98 Takdir Kehidupanku
-1999
Koes Plus Pop Keroncong Abadi
Koes Plus Burung Dara
Koes Plus Kembali ke Dasar
Koes Plus Love Song Koes Plus ( Billy J Budihardjo )
-2006
Melaut Bersama Koes Plus
-2009
Koes Plus Pembaharuan Lagu Of Porong
-2011
Koes Plus Pembaharuan " Curiga " 2012
Dar Der Dor !

  HINGGA SAAT INI KOES PLUS MASIH BERKARYA, MESKIPUN SUDAH PADA TUA.
MAAFKAN BILA ADA KESALAHAN, SEMOGA BERMANFAAT :)
 
;